<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8918729193619737580</id><updated>2011-11-21T10:13:09.916-08:00</updated><title type='text'>KUMPULAN BLOG NAC'K NELLBOG 08</title><subtitle type='html'>BLOG INI DIBUAT UNTUK MEMFASILITASI SISWA KELAS 3 SMPN 1 LEUWILIANG TAHUN PELAJARAN 2007/2008 DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKHIRNYA. DAN SECARA UMUM UNTUK MEMBANTU SISWA DALAM PELAJARAN TIK</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://nellbog33.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8918729193619737580/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellbog33.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nellbog33</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16979794820352873195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tvhv9EI_dGY/SeKgS53Pa2I/AAAAAAAAANA/wksGvPTMJeM/S220/wans.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8918729193619737580.post-1834022966683552442</id><published>2008-11-26T17:27:00.000-08:00</published><updated>2008-11-26T17:38:47.613-08:00</updated><title type='text'>Mengenal Sistem Informasi</title><content type='html'>Mengenal Sistem Teknologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah TI ( Teknologi Informasi ) atau IT ( Information Technology ) yang populer saat ini adalah bagian dari&lt;br /&gt;mata rantai panjang dari perkembangan istilah dalam dunia SI ( Sistem Informasi ) atau IS ( Information&lt;br /&gt;System ). Istilah TI memang lebih merujuk pada teknologi yang digunakan dalam menyampaikan maupun&lt;br /&gt;mengolah informasi, namun pada dasarnya masih merupakan bagian dari sebuah sistem informasi itu sendiri. TI&lt;br /&gt;memang secara nota bene lebih mudah dipahami secara umum sebagai pengolahan informasi yang berbasis pada&lt;br /&gt;teknologi komputer yang tengah terus berkembang pesat.&lt;br /&gt;Sebuah Sistem TI atau selanjutnya akan disebut STI, pada dasarnya dibangun di atas lima tingkatan dalam&lt;br /&gt;sebuah piramida STI. Berurutan dari dasar adalah : konsep dasar, teknologi, aplikasi, pengembangan dan&lt;br /&gt;pengelolaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Konsep Dasar&lt;br /&gt;Konsep memberikan pemahaman yang penting dan menyeluruh dari sebuah STI yang tengah dibangun.&lt;br /&gt;Setidaknya ada 4 (empat) konsep dasar dari sebuah STI yang harus dipahami secara umum.&lt;br /&gt;1. Konsep tentang sistem yang tengah berlangsung atau berlaku. Ini penting karena STI itu sendiri&lt;br /&gt;adalah sebuah sistem dan merupakan bagian dari sistem pula, misalnya dalam sebuah perusahaan.&lt;br /&gt;2. Konsep tentang informasi. Informasi tentu saja adalah produk yang diharapkan dapat dihasilkan dari&lt;br /&gt;sebuah STI dan informasi adalah sebuah fokus yang harus mendapatkan pemahaman serius secara umum&lt;br /&gt;dan merata. Sudah menjadi sebuah permasalahan yang sering kali muncul manakala sering kali didapati&lt;br /&gt;sebuah kenyataan bahwa terkadang sebuah STI tidak selalu menghasilkan informasi, bahwa banyak dari&lt;br /&gt;STI dapat dinilai gagal karena ternyata bukan informasi yang dihasilkan, meskipun didukung teknologi&lt;br /&gt;yang cukup memadai.&lt;br /&gt;3. Konsep yang menyangkut komponen-komponen pembentuk STI itu sendiri. Pemahaman akan hal&lt;br /&gt;tersebut akan berguna saat proses penerapan STI dengan aplikasi – aplikasi berbeda sambil tetap&lt;br /&gt;mempertahankan STI tersebut sebagai satu kesatuan yang utuh. Aplikasi STI untuk Bagian Penjualan&lt;br /&gt;sudah tentu akan berbeda dengan aplikasi yang digunakan di Bagian Keuangan dan pasti berbeda dengan&lt;br /&gt;yang diterapkan di Bagian Personalia, namun ketiganya merupakan bagian dari sebuah STI yang lebih&lt;br /&gt;luas dan besar dan dibangun atas dasar yang sama. Konteks penerapannyalah yang membuat ketiganya&lt;br /&gt;memiliki perbedaan.&lt;br /&gt;4. Konsep tentang pemanfaatan informasi yang dihasilkan dari STI yang dikembangkan. Dengan&lt;br /&gt;memahami tipe-tipe/jenis-jenis pemanfaatan informasi, maka dapat diketahui karakteristik/macam ragam&lt;br /&gt;informasi yang relevan untuk dihasilkan oleh sebuah STI.&lt;br /&gt;2. Teknologi&lt;br /&gt;Di atas konsep dasar dapat ditentukan teknologi yang akan digunakan dalam STI yang akan dikembangkan.&lt;br /&gt;Dapat berupa teknologi komputer, telekomunikasi atau teknologi apapun yang dapat memberi nilai tambah&lt;br /&gt;dalam proses STI&lt;br /&gt;3. Aplikasi&lt;br /&gt;Pengaplikasian dari STI dapat diterapkan dengan berbagai cara. Bisa diterapkan mengikuti fungsi-fungsi&lt;br /&gt;organisasi atau tingkatan manajemen dimana STI tersebut akan diaplikasikan. Beberapa contoh STI yang&lt;br /&gt;diaplikasikan mengikuti fungsi-fungsi organisasi yang ada misalnya, MIS (Marketing Information System) untuk&lt;br /&gt;Bagian Penjualan, HRIS (Human Resources Information System) untuk Bagian Personalia, atau FIS (Financial&lt;br /&gt;Information System) untuk Bagian Keuangan. Sedangkan beberapa contoh STI yang diaplikasikan mengikuti&lt;br /&gt;fungsi-fungsi manajemen yang ada misalnya, TP (Transaction Processing) dan PCS (Process Control System)&lt;br /&gt;untuk manajemen level bawah, DSS (Decision Support System) atau sistem penunjang keputusan, ES (Expert&lt;br /&gt;System) atau sistem pakar, kemudian ada EIS (Executive Information System) untuk manajemen tingkat&lt;br /&gt;menengah dan atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pengembangan&lt;br /&gt;STI dapat dikembangkan melalui beberapa cara. Antara lain :&lt;br /&gt;1. SDLC ( System Development Life Cycle ), yang menempuh tahapan analisis, desain, implementasi dan&lt;br /&gt;perawatan dalam siklus hidupnya.&lt;br /&gt;2. Metode Paket (Package), yang merupakan pembelian modul dalam bentuk paket STI.&lt;br /&gt;3. Prototype, mengandalkan pengembangan paket kecil secara terus-menerus selama digunakan sampai&lt;br /&gt;prototype tersebut memiliki bentuk jadi yang diinginkan.&lt;br /&gt;4. EUC (End User Computing) yang dikembangkan para praktisi dari dalam/insourcing.&lt;br /&gt;5. Outsourcing, yang merupakan STI yang dikembangkan dan dioperasikan oleh pihak ketiga/vendor.&lt;br /&gt;5. Pengelolaan&lt;br /&gt;Tahap paling tinggi dari pengembangan STI adalah pengelolaan STI itu sendiri yang telah beroperasi. Ada 2&lt;br /&gt;(dua) isu penting tentang pengelolaan STI.&lt;br /&gt;1. Pertama, pengendalian dan kontrol terhadap STI itu sendiri. Kontrol yang tidak dikelola dengan baik&lt;br /&gt;akan menyebabkan STI tidak dapat mencapai tujuannya. Informasi yang diinginkan dari STI mungkin&lt;br /&gt;bisa menjadi tidak akurat. Kontrol dan pengendalian di sini termasuk di dalamnya isu-isu seputar&lt;br /&gt;kemanan STI.&lt;br /&gt;2. Kedua, etika dan politik informasi yang juga harus diberikan perhatian yang cukup. Pengelolaan di&lt;br /&gt;bidang ini yang dilakukan dengan tidak tepat mungkin akan menurunkan kinerja. Demikian juga dengan&lt;br /&gt;pengelolaan politik informasi. Banyak STI yang secara teknis bagus, tetapi mengalami kegagalan dalam&lt;br /&gt;penerapannya karena adanya politik informasi yang menggagalkan STI tersebut. Salah satu diantaranya&lt;br /&gt;adalah adanya resistance to change atau keengganan berubah karena STI yang diterapkan ini akan&lt;br /&gt;menurunkan kekuasaan atau kesempatan seseorang yang menyebabkan yang bersangkutan enggan&lt;br /&gt;menerima STI yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Informasi dalam STI&lt;br /&gt;Dalam sistem teknologi informasi, selanjutnya disebut STI, serumit apa pun atau sesederhana apa pun&lt;br /&gt;pengembangannya, terdapat satu inti dan tujuan, yaitu menghasilkan informasi itu sendiri. Sesederhana apa pun&lt;br /&gt;STI yang dikembangkan, jika bisa menghasilkan informasi yang diharapkan, maka pengembangannya bisa&lt;br /&gt;dikatakan berhasil. Namun di lain pihak, secanggih apa pun STI yang dikembangkan, jika tidak dapat&lt;br /&gt;menghasilkan informasi yang diharapkan, maka pengembangan STI yang canggih tersebut dikatakan gagal.&lt;br /&gt;Kata ‘informasi’ telah menjadi urat nadi pengembangan STI. Lalu, apakah informasi itu sendiri ? Telah&lt;br /&gt;disepakati secara umum, informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para&lt;br /&gt;pemakainya. Dalam mencermati kalimat tersebut perlu diperhatikan bahwa data yang diolah menjadi bentuk&lt;br /&gt;yang berguna, tidak hanya sekedar memiliki arti. Katakanlah, misalnya informasi “1,3 meter”, 1,3 meter jelas&lt;br /&gt;memiliki arti sebagai satu koma tiga satuan panjang yang bernama “meter”, namun tidak begitu berguna bagi&lt;br /&gt;orang yang menginginkannya dalam satuan “centimeter”. Dengan demikian “1,3 meter” tersebut harus diolah&lt;br /&gt;kembali agar menjadi berguna bagi orang yang memerlukannya. Misalnya dengan menyodorkan pada orang&lt;br /&gt;tersebut konversi satuan meter ke centimeter, bahwa “1 meter” adalah sama dengan “100 centimeter” sehingga&lt;br /&gt;kita bisa memberikan kepadanya angka “130 centimeter”. Informasi tersebut kini menjadi berguna bagi orang&lt;br /&gt;yang menginginkan informasi dalam satuan “centimeter”.&lt;br /&gt;Di dalam STI, sebuah informasi dapat dikatakan berguna apabila ditopang oleh tiga hal :&lt;br /&gt;1. Tepat pada kebutuhannya atau relevan&lt;br /&gt;2. Tepat pada waktunya atau timelines&lt;br /&gt;3. Tepat nilainya atau accurate&lt;br /&gt;Dalam STI, informasi yang tidak didukung oleh ketiga hal tersebut tidak dapat dikatakan sebagai informasi yang&lt;br /&gt;berguna, tetapi dapat dikatakan sebagai informasi sampah atau garbage. Kelak anggapan tersebut memunculkan&lt;br /&gt;hukum Gi = Go (Garbage in = Garbage out / Sampah yang masuk = Sampah yang keluar).&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya, informasi di dunia STI banyak dipengaruhi oleh keterlibatannya dalam dunia&lt;br /&gt;organisasi bisnis yang memang merupakan konsumen terbesar dari pengembangan STI. Hal tersebut&lt;br /&gt;mengakibatkan informasi dalam STI secara umum disebutkan memiliki 3 (tiga) tipe (Jogiyanto HM) sebagai&lt;br /&gt;berikut :&lt;br /&gt;1. Informasi Pengumpulan Data (Scorekeeping Information)&lt;br /&gt;Merupakan informasi yang mengambil bentuk berupa akumulasi atau pengumpulan data untuk&lt;br /&gt;menjawab pertanyaan, “ Am I doing well or badly ?” “Apakah saya sudah mengerjakannya dengan baik&lt;br /&gt;atau belum ?”. Dalam sebuah organisasi bisnis atau perusahaan, informasi ini berguna bagi manajer&lt;br /&gt;tingkat bawah untuk mengevaluasi kinerja personel-personelnya.&lt;br /&gt;2. Informasi Pengarah Perhatian (Attention Directing Information)&lt;br /&gt;Merupakan informasi untuk membantu memusatkan perhatian pada masalah-masalah yang&lt;br /&gt;menyimpang, ketidakberesan, ketidakefesienan dan kesempatan-kesempatan yang dapat dilakukan&lt;br /&gt;informasi tersebut untuk menjawab pertanyaan, “What problem should I look into ?” “Permasalahan&lt;br /&gt;apakah yang seharusnya saya cermati ?” Dalam sebuah organisasi bisnis atau perusahaan, informasi tipe&lt;br /&gt;ini akan membantu manajemen menengah untuk melihat penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.&lt;br /&gt;Penyimpangan disini bisa berupa over budget biaya, target penjualan yang tidak tercapai, pendapatan&lt;br /&gt;perusahaan yang menurun, biaya produksi yang meningkat diluar perkiraan atau lainnya. Yang&lt;br /&gt;merupakan perbedaan dari apa yang diharapkan dengan apa yang terjadi dalam kenyataan, das sein vs&lt;br /&gt;das sollen.&lt;br /&gt;3. Informasi Pemecahan Masalah (Problem Solving Information)&lt;br /&gt;Merupakan informasi yang membantu pengambilan keputusan untuk memecahkan permasalahan yang&lt;br /&gt;tengah dihadapi. Informasi ini untuk menjawab pertanyaan “ Of the several ways of doing the job,&lt;br /&gt;which is the best ?” Problem solving biasanya dihubungkan dengan keputusan-keputusan yang tidak&lt;br /&gt;berulang-ulang serta situasi yang membutuhkan analisis yang dilakukan oleh manajemen tingkat atas.&lt;br /&gt;Masih bersentuhan dengan pengembangan STI dalam sebuah organisasi yang bergerak di bidang bisnis&lt;br /&gt;khususnya, informasi mengambil beberapa karakteristik. Karakteristik yang berbeda tersebut biasanya&lt;br /&gt;disebabkan pembagian tingkat manajemen yang diberlakukan dalam sebuah organisasi bisnis. Setiap level&lt;br /&gt;manajemen memiliki perbedaan fungsi dan fokus kerja sehingga membutuhkan informasi yang relevan pula.&lt;br /&gt;Karena itulah sebenarnya, informasi mengikuti karakteristik dari tiap level manajemen yang ada. Beberapa&lt;br /&gt;karakteristik yang bisa disebutkan antara lain :&lt;br /&gt;1. Kepadatan Informasi&lt;br /&gt;Manajemen tingkat bawah biasanya memerlukan informasi yang berkarakter mendetail dan terperinci&lt;br /&gt;atau dengan kata lain, kurang padat. Hal tersebut terjadi karena manajemen level bawah lebih banyak&lt;br /&gt;berkecimpung dengan tugas pengendalian operasi langsung. Sedangkan untuk manajemen yang lebih&lt;br /&gt;tinggi, biasanya informasi makin tersaring, lebih ringkas dan semakin padat.&lt;br /&gt;2. Frekuensi Informasi&lt;br /&gt;Frekuensi informasi yang diterima manajemen yang berbeda akan berbeda pula. Untuk manajemen&lt;br /&gt;tingkat bawah biasanya lebih cenderung rutin karena berkaitan dengan tugas dan pekerjaan yang rutin&lt;br /&gt;pula serta berulang-ulang. Semakin tinggi level manajemen, informasi yang dibutuhkan akan semakin&lt;br /&gt;tidak rutin dan seringkali ad hoc atau mendadak karena manajemen yang makin tinggi seringkali&lt;br /&gt;dihadapkan pada pengambilan keputusan yang tidak terstruktur dimana pola dan waktunya tidak pasti.&lt;br /&gt;3. Jadwal Informasi&lt;br /&gt;Masih berkaitan dengan frekuensi. Karakter informasi yang disajikan secara periodik dan jadwal yang&lt;br /&gt;jelas biasanya dikonsumsi oleh manajemen tingkat bawah. Sedangkan manajemen yang lebih tinggi&lt;br /&gt;biasanya tidak terjadwal.&lt;br /&gt;4. Periode Informasi Tersebut Dibutuhkan&lt;br /&gt;Manajemen tingkat bawah lebih membutuhkan informasi historis untuk mengevaluasi tugas-tugas rutin&lt;br /&gt;yang sudah terjadi. Sedangkan karakter informasi yang dibutuhkan oleh manajemen yang lebih tinggi&lt;br /&gt;cenderung informasi prediksi yang menyangkut nilai masa depan.&lt;br /&gt;5. Akses Informasi&lt;br /&gt;Informasi historis, rutin/periodik, berulang-ulang dapat diakses secara offline. Sajian offline ini&lt;br /&gt;ditujukan untuk manajmen tingkat bawah. Sebaliknya, untuk manajmen tingkat atas yang memerlukan&lt;br /&gt;informasi kapanpun diperlukan akses informasi secara online.&lt;br /&gt;6. Luas Informasi&lt;br /&gt;Terfokus pada masalah tertentu digunakan oleh manajmen tingkat bawah yang memang mempunyai&lt;br /&gt;tugas yang khusus. Sedangkan untuk manajemen tingkat atas membutuhkan informasi yang semakin&lt;br /&gt;luas karena manajemen tingkat atas berhubungan dengan permasalahan yang lebih luas.&lt;br /&gt;7. Sumber Informasi&lt;br /&gt;Manajemen tingkat bawah biasanya lebih terfokus pada pengendalian operasi internal perusahaan,&lt;br /&gt;maka manajemen tingkat ini memerlukan informasi yang bersumber pada internal perusahaan itu sendiri.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk menejemen tingkat atas yang berorientasi pada strategi dan perencanaan di masa yang&lt;br /&gt;akan datang , selain informasi internal, diperlukan juga informasi yang bersumber dari eksternal&lt;br /&gt;perusahaan itu sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8918729193619737580-1834022966683552442?l=nellbog33.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellbog33.blogspot.com/feeds/1834022966683552442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8918729193619737580&amp;postID=1834022966683552442&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8918729193619737580/posts/default/1834022966683552442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8918729193619737580/posts/default/1834022966683552442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellbog33.blogspot.com/2008/11/transformator.html' title='Mengenal Sistem Informasi'/><author><name>Nellbog33</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16979794820352873195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tvhv9EI_dGY/SeKgS53Pa2I/AAAAAAAAANA/wksGvPTMJeM/S220/wans.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8918729193619737580.post-2482641562152487969</id><published>2008-05-01T19:50:00.000-07:00</published><updated>2008-05-01T19:58:30.171-07:00</updated><title type='text'>Cara Membuat Hit Counter (Jumlah Pengunjung)</title><content type='html'>Untuk dapat mengetahui jumlah pengunjung Web/Blog, maka dalam Blog  dapat ditambahkan Hit Counter. Kebanyakan penghitung pengunjung ini dapat diambil dari situs yang Gratisan seperti www.hit-counter-download.com. Halaman Web akan menampilkan berbagai macam wajah penghitung kunjungan dan Anda dapat memilih salah satu. Secara otomatis browser akan dibawa ke halaman berikutnya yaitu halamann registrasi dan pengaturan. Lakukan registrasi dengan mengisi informasi yang diminta, kalau sudah klik [Submit].&lt;br /&gt; Salin kode HTML yang muncul pada halaman berikutnya, kemudian paste pada skrip templet Blog Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8918729193619737580-2482641562152487969?l=nellbog33.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellbog33.blogspot.com/feeds/2482641562152487969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8918729193619737580&amp;postID=2482641562152487969&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8918729193619737580/posts/default/2482641562152487969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8918729193619737580/posts/default/2482641562152487969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellbog33.blogspot.com/2008/05/cara-membuat-hit-counter-jumlah.html' title='Cara Membuat Hit Counter (Jumlah Pengunjung)'/><author><name>Nellbog33</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16979794820352873195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tvhv9EI_dGY/SeKgS53Pa2I/AAAAAAAAANA/wksGvPTMJeM/S220/wans.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8918729193619737580.post-2850421843916525509</id><published>2008-05-01T00:15:00.000-07:00</published><updated>2008-05-01T00:16:26.610-07:00</updated><title type='text'>Cara Menambahkan Shout Box</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Shout box atau suatu kotak yang mirip tempat ngobrol atau chatting, sHout box dikenal juga dengan istilah saybox, tagbox dan chatterbox &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Dalam halaman ini orang bias mengirimkan pesan-pesan pendek. Biasanya Shout box diselipkan ke halaman web dengan bahasa JavaScript dan kebanyakan mensyaratkan dukungan database seperti PHP dan MySQL pada web Server.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Salah satu cara mudah membuat shout box &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;dan yang paling penting Gratisan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; adalah dengan memasang YellBox, dimana pada YellBox tidak memerlukan dukungan PHP dan MySQL. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;Lantas bagaimana caranya? &lt;/b&gt;Jangan khawatir caranya sangat mudah, Anda tinggal kunjungi situs YellBox dengan alamat &lt;a href="http://www.yellbox.com/"&gt;www.yellbox.com&lt;/a&gt;,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kemudian registrasi dengan mengklik [Register]. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Isikan informasi yang diminta, kalau sudah klick [Register]. Habis itu cek email. Akun harus diaktifkan dulu dan itu harus dilakukan dengan cara mengklik link yang dikirin ke e-mail.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Di halaman web yang muncul lakukan login, setelah login, muncul halaman untuk mengatur properti shout box, seperti warna latar belakang, warna teks, warna link, ukuran teks, font serta jumlah pesan per halaman, dan kalau sudah klick [Save].&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Di halaman yang muncul, klik tombol biru bertuliskan [Get HTML] yang ada di menu kiri. &lt;/span&gt;Lalu klik [Select All] dan [Ctrl] + [C] untuk menyalinnya ke clipboard.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Buka web Blog Anda, lalu tempatkan skrip HTML yang baru saja disalin ke tempat yang Anda inginkan, misalnya di sidebar Blog. Buka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;HTML untuk sidebar, tempel (paste) skrip HTML Shout Box disitu.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8918729193619737580-2850421843916525509?l=nellbog33.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://nellbog33.blogspot.com/feeds/2850421843916525509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8918729193619737580&amp;postID=2850421843916525509&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8918729193619737580/posts/default/2850421843916525509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8918729193619737580/posts/default/2850421843916525509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://nellbog33.blogspot.com/2008/05/cara-menambahkan-shout-box.html' title='Cara Menambahkan Shout Box'/><author><name>Nellbog33</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16979794820352873195</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tvhv9EI_dGY/SeKgS53Pa2I/AAAAAAAAANA/wksGvPTMJeM/S220/wans.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
